Daily Life Pelajar Absurd

TERBARU

Senyumin Aja!


Ketika kepedulian itu hanya diabaikan, cukup beri senyuman dan katakan ‘mungkin dia belum peka dengan kita’. Aneh rasanya ketika kita memberi perhatian penuh kepada mereka lantas mereka hanya mengabaikan tanpa sedikit merasakan apa yang kita rasakan. Miris memang, tapi semua manusia punya sifat itu kok, wajar saja.

Tapi ketika hal itu diulang-ulang gimana? Ketika perhatian yang kamu berikan hanya dianggap angin lalu? Ketika kata-kata yang terlontar dari lisan tidak mampu dia cerna dengan baik? Hanya kita yang tau, sakitnya ketika harapan-harapan yang kita buat ternyata tidak sesuai harapan.

Senyum...

Yang mampu mengartikan senyuman kita hanya diri kita sendiri. Yang bisa merasakannya hanya kita sendiri. Mungkin ada orang lain yang berhasil menembus arti senyuman yang kita tutupi, tapi meraka tentu tidak tau apa yang ada dibalik senyum manis yang kita pajang.

Waktu-waktu yang kita buang sia-sia hanya untuk membuatnya mengerti tidak ia sadari. Butuh waktu yang sangat lama untuk menunggu seseorang menjadi manusia yang ‘peka’ terhadap keinginan orang lain.

Aku hanya ingin, waktu yang sia-sia itu kamu gunakan untuk mengerti maksud kata-kata ku. Maksud dari senyuman-senyuman yang kupajang selama ini.

Ketika dia mulai tau apa yang kita inginkan, kita terus mengulang-ulang kata-kata berharap ia mengerti. Namun kembali nihil, ia belum tau apa maksud yang sebenarnya.

Mungkin kamu tidak akan pernah mengerti. Namun aku harap, dari tulisan-tulisan, kata-kata, senyuman, dan ucapan dari lisanku dapat kau cerna dengan baik.

Hey manusia, aku rasa kamu punya hati. Hati yang mampu mengerti maksud dari orang lain. Orang lain yang ingin kamu mengerti maksud hatinya.

Biarkan harapan itu terbang tinggi, dan jatuh tidak terlihat.

Dalamnya laut bisa diukur, dalamnya hati seseorang siapa yang tahu.

**
Sekian dan selamat pagi J

No comments:

Post a Comment

Makasih udah buang-buang waktu baca tulisan absurd di blog ini. Jangan lupa tinggalkan jejak ya:)