Berkarya Selagi Muda




Menurut gue, Blogger adalah seseorang yang rela meluangkan waktu untuk menuangkan isi pikirannya ke dalam bentuk tulisan lalu selanjutnya di publish ke blog pribadinya. Yap, kurang lebih definisninya kayak gitu. Blogger sebenarnya adalah pembaca yang rakus. Sama kayak penulis novel. I think, blogger juga bisa dikatakan penulis. Kenapa? Karena tulisannya ada yang baca *huhaa Mungkin kalian udah tau seorang blogger mengawali karirnya dari blog *ya iya, namanya aja blogger.

Gue termasuk blogger absurd. Apa aja gue tulis di blog gue. Asli, ada banyak kategori disana. Bener-bener umum banget. Gue sendiri mengawali hobby menulis dari blog. Awalnya ngga tau angan-angan gue mau ditaruh dimana, akhirnya ada seorang temen yang rekomendasiin ngeblog dan membuat karya yang beda dari yang lain. Bisa dibilang, gue ngga terlalu ngikutin tren kayak remaja-remaja di sekolah. Gue nggak begitu tertarik dengan BBM, entah :v karena gue ngga punya BBM kali ya *ini aib, yekss.

Kebetulan, gue pribadi yang suka sastra. Suka sama karya-karya penulis terkenal seperti Raditya Dika, Kevin Anggara, dan Ernest Prakasa. Walaupun dari ketiga penulis idola gue itu, gue belum memiliki buku mereka satupun :v greget bat kan. Jadi, gue hanya mengagumi karya mereka dari visualnya aja. Tapi sekarang udah jamannya teknologi, jadi bisa baca buku mereka secara online, tentunya gratis hehe.

Pernah ada temen yang nanya, “kok ngga suka novel teenlit yang ada romansa-romansanya gitu?”. Ok, gue Cuma suka novel-novel jenaka, novel yang ngajak kita buat ngetawain hidup dan novel tentang kehidupan pelajar karena sejatinya gue adalah seorang pelajar. Kenapa ngga suka teenlit? Simple sih, karena gua ngga punya pacar, jadi skip aja. Takut baper. #RIPJomblo

Ada juga temen kelas yang nanya gini “gimana sih caranya jadi penulis?”. Gue selalu bingung ketika ada yang nanya kek gini. Gue jawab “ya, menulis lah”. Mau jadi penulis gampang banget kok. Ya tinggal nulis aja. Menulis. Ngga ada cara lain buat jadi penulis selain menulis.

Di tulisan ini, gue akan ngga akan men-describe idola gue itu. Gua Cuma mau berbagi pengalaman tentang komitmen gue menjadi blogger, ya yang pasti terinspirasi dari penulis ahli. Kalian mungkin udah kenal dia. Ngga jauh-jauh dari ketiga penulis yang gue sebutin tadi. Siapa lagi kalo bukan Raditya Dika. Setiap buku yang dia buat pasti di film-in. Tiap film-nya nongol di bioskop gue seneng. Itu artinya bentar lagi filmya bakal di tayangin di TV. Iya, gue adalah fans yang kurang modal. Wkwk.

Ada dua K yang harus ditanam dalam hati ketika menjadi seorang penulis blog. Apa aja? Komitmen dan Konsisten. Mau kan kegiatan menulis kalian jadi terasa mudah? Simple. Jadikanlah menulis sebagai kebiasaan. Menulislah dengan rutin. Di benak gue kadang ada pertanyaan yang muncul “kenapa sih susah banget mewujudkan ide di kepala menjadi tulisan?” mungkin karena kalian ngga membiasakan diri menghubungkan antara kepala dengan jari tangan.

Menulis sama kayak orang main piano. Apa yang ingin dimainkan, kunci-kuncinya ada di kepala dan harus terhubung dengan jari-jari tangan. Caranya gimana? Ya berlatih. Biasain diri kalian untuk menulis apa aja, kalo perlu jadiin rutinitas harian. Rutinitas itu akan membuat kegitan kalian terasa mudah, karena udah terbiasa. Sama aja kek menulis. Kita bisa membuat suatu tulisan yang bisa dibaca semua orang.

Menurut gue sih, menulis itu hanya membutuhkan keterampilan. Seberapa lihai kamu mengungkapkan perasaan pada suatu media. Kamu hanya akan terampil jika rajin berlatih. Ngga ada tuh orang yang tadinya tidak bisa menulis terus tiba-tiba langsung bisa jadi penulis besar dalam semalam. Semuanya butuh proses. Proses ini yang ngga semua orang bisa lakuin. Awal-awal gue nge-blog ada perasaan mau nyerah. Tapi gue ngga mau tumbang diawal. Gue juga ngga mau tumbang di pertengahan. Yang gue mau adalah hasil yang setara dengan proses-proses dan pengorbanan yang gue lakuin. Tapi ketika lu malas berproses? Lu ngga akan jadi apa-apa. Yup, itu hukum alam gengss.

Konsistensi yang selalu gue terapkan adalah Menulis Cepat. Menulis Buruk. Tulis apa aja dengan cepat tapi acak-acakan. Nahh, after tulisan yang acak-acakan itu selesai tinggal lu perbaiki lalu sulap jadi sesuatu yang enak dibaca. Lu ngga mungkin kan menyunting tulisan yang blank?. Ngga usah khawatir tulisan lu jelek, jangan jadiin keharusan menulis bagus itu jadi beban buat lu. Menulis bebas, walau hasilnya (udah pasti) acak-acakan.

Kalo dari pengalaman gue kebanyakan penulis pemula (gue) itu susah nyelesaiin tulisan yang mereka buat. Kenapa? Karena mereka nulis sambil ngedit. Tips nih ya, jangan nulis sambil menyensor. Tulis aja apa yang lo mau. Jelek mah urusan belakangan. Selanjutnya, ketika tulisan jelek lu itu udah kelar barulah lakukan penyuntingan. Remember “writing, is rewriting”. Tulisan pertama itu sampah *sadissss. Ya ngga mungkin lah kita ngehasilin tulisan yang sempurna di tahap pertama. Lu orang perlu refisi tulisan lu sendiri.

Yang paling sering gue alamin selama jadi blogger ya masalah kurangnya inspirasi. Gimana mau berinspirasi kalo ngedekam di kamar mulu? *itu aib jadi tolong jangan bilang siapa-siapa . Inspirasi itu datengnya tiba-tiba. Pas lu lagi bok*er sambil ngelamun, tiba-tiba ada sesuatu yang muncul di otak lu. Itu namanya inspirasi. *inspirasi disini bukan napas ya. Bedain tuh. 

Jadi intinya, jadilah Blogger yang Konsisten dengan Komitmen. Menulislah cepat, tapi acak-acakan. Jangan nulis sambil nyensor. Terus yang harus dipegang teguh “write first, edit later”.

Gue adalah minoritas, dalam minoritas, dalam minoritas *minoritas pangkat tiga .

Ok, sampe sini aja bacotan gue. See u next post. Jangan lupa komentar dibawah. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.

------------------