Ngga Selamanya yang Populer Itu Baik

 
Melihat fenomena yg terjadi saat ini terkait dengan siswa SMA kelas XII yang bentar lagi akan meninggalkan masa-masa indahnya, katanya...

Gua cuma mau sedikit berpesan sebagai senior yang pernah ngalamin hal yang sama di posisi kalian. Kalian pasti berada dalam kebimbangan, dimanakah kalian akan melanjutkan pendidikan (Bagi yg ingin kuliah). Dan jurusan apa yg kalian rasa cocok buat mewujudkan cita-cita kalian. Gak ada salahnya kalian berkeinginan tinggi. Gak ada salahnya milih jurusan ternama.

But, satu hal yg harus kalian tahu bahwa terkadang ekspetasi gak sesuai dengan realita. Therefore, kalian juga harus pikirin baek-baek keputusan yg kalian buat. Lu harus intropeksi diri sebelum milih jurusan yg 'wow' kata orang. Jangan sampai cuma karena kagum dengan prospeknya kagum dengan kepopulerannya, paling banyak di bicarakan orang, maka kita juga ikut ikutan ngambil jurusan tersebut, padahal dalam hati kecil tumbuh perasaan tidak mampu untuk menjalani atau bahkan lulus di jurusan tersebut. Apa kalian bisa jamin kalo kalian lulus misalnya di salah satu perguruan tinggi negri terkenal dengan jurusan yg terkenal juga kalian akan langsung dapat kerja nantinya ? Wallahu A'lam. Gak ada satupun yang tahu.
 
Gua tegaskan disini bahwa ga ada jurusan yang terbaik dan ga ada jurusan yang terburuk, baik tidaknya itu tergantung loe nantinya yg jalanin. Rezeki mah di atur ama yg di atas. Mungkin ada yg terbaik, tapi bisa saja itu hanya pencitraan yg gak kita tau apa kekurangan dalamnya, siapa yang tahu kan ? Buat apa dibuat suatu jurusan kalo jurusan itu memang gak baik? So, pilihlah dengan bijak guys, jangan ikut ikutan.

Kalian gak usah takut berpisah ama soulmate kalian di SMA, gua ngalamin sendiri diangkatan gua banyak geng-geng (terutama geng cewek) yg akhirnya pisah karena beda beda perguruan tinggi. Dunia ini masih luas, jangan jadi katak dalam tempurung, perluaslah jaringan pertemanan, bukan berarti gua suruh kalian lupakan sahabat kalian di SMA tapi gua yakin kalian akan merasakan betapa sulitnya lagi bertemu sahabat kita kalo kita udah kuliah, kalian akan sibuk dengan urusan perkuliahan masing-masing, gua yakin itu. Satu universitas saja bahkan kami jarang bertemu apalagi yg udah beda.

Dan satu hal lagi, jangan terlalu ngarep lulus SNMPTN. Boleh kalian ngarep tapi kalo cuma itu satu- satunya harapan kalian buat lanjut, kalian akan sakit hati banget kalo liat hasil yg gak sesuai dengan harapan, jangan kira dengan perfectnya nilai rapor kalian, kalian udah merasa pasti lulus. No no no. Standar nilai rapor tiap SMA di Indonesia beda-beda guys. Bisa saja kita juara 1 di Sekolah kita , namun kita kalah dengan juara umum 5 nya sekolah di luar sana yg memang terkenal hebat. So, satu satunya jalur yang gua rekomendasiin buat lulus di PTN yg loe idam-idamkan adalah jalur SBMPTN. Why ? Karena disini loe benar benar bisa ngeliat apa loe pantas masuk di jurusan itu ato gak, tergantung usaha loe. Dan gua ngalamin sendiri hal itu. Gua lulus SBMPTN pilihan ketiga di Unhas jurusan budidaya perairan.

Awalnya gua ragu, gua baru pertamakali dengar ada jurusan budidaya perairan. Apa itu ? Gua pikir mungkin jurusan yg urus pengairan ato irigasi sawah ato PDAM dan sejenisnya lah. Padahal jurusan yg gua idam-idamkan ialah teknik informatika, ilmu komputer, teknik multimedia dan jaringan dan sejenisnya lah yg berhubungan dengan komputer. Krn gua pikir saat itu gua ingin jadi CEO Teknopreneur besar kayak Bill Gates, Mark zuckerberg dll.

Gua liat jurusan itu hanya dari satu sisi aja. Gua cuma liat prospek kedepannya aja, gak ngeliat bagaimana di dalamnya. Belakangan ini akhirnya gua berayukur kenapa gua gak masuk di jurusan itu karena emang gua gak mampu dengan hitung-hitungan dan sakit kepalanya anak teknik informatika karena kesalahan program komputer misalnya. Dan akhirnya gua sadar alasan Tuhan meluluskan gua disini ialah karena Ia maha tahu apa yang terbaik bagi hambanya.

Sebaik baik rencana kita lebih baik lagi rencananya Tuhan buat kita. Budidaya perairan yg selama ini gua kira ternyata bukan kayak gitu, Ternyata jurusan ini luar biasa, jurusan ini tenyata bagian dari perikanan. Dan asal kalian tahu bahwa jurusan perikanan adalah jurusan yg kurang peminat namun dengan prospek yg cukup besar. Betapa tidak, gak usah terlalu muluk, Indonesia adalah negara kepulauan, sekitar 65% wilayah kita adalah lautan sisanya daratan. Dan kekayaan laut kita itu sangat melimpah. Bukan hanya ikan saja, tapi juga makhluk hidup lain yg hidup di dasar laut kita masih banyak yg belum dimanfaatkan potensinya.

Itulah makanya negara negara lain kek RRC sama Philipina datang mencuri ikan di perairan kita, krn mereka sadar, bahwa ikan kita itu sangat melimpah. Dari 7000 spesies ikan di dunia, 3000 spesiesnya ada di Indonesia. Negara kita berada dalam wilayah segitiga terumbu karang dunia. Terumbu karang kita adalah yg terbanyak di dunia. Dan masih banyak lagi fakta potensi kelautan dan perikanan indonesia (selanjutnya cari sendiri). 
 
Nah yg jadi masalah disini ialah, semua potensi yg gua sebutin di atas itu masih kurang dimanfaatkan . Oleh karena itu negara kita sebenarnya butuh sarjana-sarjana kelautan dan perikanan yang ahli sehingga bisa memanfaatkan potensi tersebut dan ini masih banyak yang belum sadar akan hal itu, makanya kurang yg minat.. Mereka sebenarnya bukan gak minat dengan jurusan ini, tapi mereka hanya belum sadar dengan semua hal ini seperti juga saya waktu SMA dulu. Dan bukan hanya bidang perikanan. Bidang peternakan pun, pertanian, kehutanan dan sebagainya punya prospek tersendiri. Kalian tahu sendiri lah, orang bilang tanah kita tanah surga. Itu menurut lagu. Dan itu benar, bersyukurlah kita hidup di negara ini yg meskipun masih banyak akan masalah namun apapun disini serba ada dan melimpah, buah-buahan, hewan, minyak bumi, semua sumber daya ada disini. Tinggal kita memilih apa yg nantinya kita akan manfaafkan dengan langkah awalnya memilih jurusan yg tepat buat itu.

Akhir kata, gua cuma bilang terima kasih udah baca curahan hati ini, mohon maaf jika ada yg tersinggung, gua gak punya maksud apa-apa disini. Gua pengen kalian sadar bahwa gak selamanya yg paling banyak di bilang baek oleh orang-orang itu benar-benar baek. Fighting dan semoga kalian lulus di PTN favorit kalian masing-masing! Kalo ada yg mau konsultasi tentang jurusan atau tentang jalur masuk PTN silahkan. Insya allah saya akan bantu layani. Wassalam.

Written by Andi Rizaldi Akbar 
 
*Kalo mau ngestalk dia, klik aja tulisan merahnya.

------------------------------------------------------------

Gue bingung harus ngasih judul postingan ini apa. Tapi satu hal yang paling mendasar dari tulisan senior gue ini adalah jangan ikut-ikutan nimbrung dengan espektasi orang lain.

For example nih, lo dengan PD-nya milih jurusan dengan peminat bejibun di SNMPTN cuma karena ngandelin nilai raport lo yang bagus-bagus. Cuma karena apa? Gengsi. Tanpa mikir mateng-mateng kalo lo bakal diperhitungkan apa ngga. Boleh-boleh aja nilai Matematika lo 90. Tapi bisa aja nilai 90 lo itu ngga ada apa-apanya dibanding nilai 80 anak SMA unggulan semisal SMAK Rajawali, atau SMAN 17 Makassar (buat daerah Sulawesi Selatan, selain itu gue ngga tau).

Emang sih, panita SNMPTN ngga pernah ngasih kriteria pasti yang bakal diterima/lulus jalur SNMPTN, tapi yaa dari pengalaman kakak-kakak terdahulu sih mayoritas yang lulus adalah mereka yang emang punya jejak prestasi akademik baik di sekolah. Lah elu yang Cuma punya nilai matematika 76 dan ga masuk 10 besar di kelas, niat daftar jurusan Pendidikan Dokter di universitas top 10 Indonesia? Jagon instan? Gimana ceritanya.

Dan saat pengumuman tiba, lo fail. Makan tuh gengsi. Dan akhirnya kepikiran buat mengakhiri diri nyebur di kali pinggiran kota.

Gue punya temen, namanya Gerry Tella Salurante. Dia sekarang kuliah di PKN STAN jurusan D3 Bea Cukai. Lulus SMA 2016. Dia pengalaman ditolak alias ngga lulus SNMPTN, padahal dulunya sekolah di SMAN 17 Makassar. Sekolah favorit di daerah gue (Sulawesi Selatan). Karena saking niatnya pengen kuliah, dia ngandelin kemampuannya bener-bener lewat SBMPTN. Hasilnya apa? Dia lulus USM PKN STAN D3 Bea Cukai, lulus SBMPTN jurusan Akuntansi Universitas Hasanuddin, dan lulus juga di D3 LLU (Air Traffic Control) ATKP.

Heran? Sama. Pepatah yang sering gue denger bener-bener terbukti, usaha ngga pernah menghianati hasil. Btw, kak Gertel keren banget. Hehe.

Gue sih tahun ini ngga muluk-muluk. Gue ngga ngarep lulus SNMPTN karena emang gue ngga pinter-pinter amet. Cukup nyiapin diri aja lewat SBMPTN. Mangatse!!
 
Ngga selamanya yang populer itu baik . Kenapa? Bisa aja PHP ya kan. 

See U good people :))